Kayuselem

Renungan

by on Jun.19, 2011, under Buah Pikiran

Renungan dari Bhagawan Dwija

1. Kita wajib bersyukur ke hadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa karena atas karunia-Nya Atman telah ber-reinkarnasi ke dalam tubuh manusia, yang mempunyai: sabda, bayu, idep. Dibandingkan binatang yang mempunyai sabda dan bayu, apalagi tetumbuhan yang hanya mempunyai bayu saja.

2. Pemangku wajib bersyukur karena telah ditakdirkan menjadi manusia suci. Seorang Pemangku tidak begitu saja bisa menjadi Pemangku. Menurut Lontar Yama Purana Tattwa, hidup dan kehidupan manusia sudah direncanakan jauh sebelum ber-reinkarnasi. Oleh karena itu janganlah menganggap bahwa menjadi Pemangku itu suatu “kebetulan”

3. Menjadi Pemangku adalah suatu kebanggaan, karena: Menjadi tapakan Widhi, disayang oleh Ida Sanghyang Widhi/ Dewata/ Bethara. Mempunyai kesempatan yang luas untuk mensucikan diri di jalan Dharma agar mencapai “moksartam jagathita” Mempunyai tugas suci mengabdi kepada masyarakat, sebagai tabungan membentuk karma wasana yang baik.

4. Oleh karena menjadi kesayangan Ida Sanghyang Widhi/ Dewata/ Bethara, pertahankanlah agar tugas suci ini dapat terlaksana dengan baik, menjadi Pemangku yang profesional, sehingga mengharumkan linggih Ida Bethara sesuwunan. Kehidupan Pemangku adalah hidup suci dan berdisiplin.

5. Pemangku yang melaksanakan tugasnya dan kehidupannya dengan baik akan mendapat karma yang baik tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi arwah leluhurnya, sampai tujuh tingkat ke atas (Lontar Yama Purana Tattwa)

6. Pemangku adalah pengabdi: pengabdi Ida Sanghyang Widhi Wasa dan pengabdi umat manusia. Oleh karena itu dahulukan tugas/ kewajiban, daripada hak.

7. Untuk dapat menjadi pengabdi yang baik, pengetahuan mengenai: Tattwa, Susila, dan Upacara harus dikuasai dengan cara belajar. Belajarlah dari guru yang baik, buku, lontar, Dharma wacana, kursus/ pelatihan, apa saja yang dapat menambah pengetahuan, karena menurut Lontar Dharma Kauripan, Sulinggih yang baik adalah Sulinggih yang “ber-Ilmu”.

8. Pelajar akan cepat mencapai kemajuan bila mempunyai sifat-sifat dan pemikiran sbb.: Tidak merasa diri pintar.Rendah hati. Tidak fanatik. Tidak sombong. Mau mendengarkan pendapat orang lain. Rajin dan berdisiplin. Menghargai orang lain. Berpikir kreatif dan berinisiatif. Objektif dan jujur. Pandai mengambil keputusan.

:, ,

1 Comment for this entry

  • putu aris widyastana

    Om Swastyastu,
    Berdasarkan sastra Weda, Pemangku adalah Brahmana. Brahmana adalah orang yang selalu mengubungkan dirinya dengan Brahman/Hyang Widhi.
    Yang menjauhi ajaran Brahman tak layak disebut Brahmana.
    Om Shantih, Shantih, Shantih, Om
    paw

    [Reply]

    admin Reply:

    Om Swastyastu,
    Patut pisan asapunika Pak Putu
    Om Shanti

    [Reply]

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons

Mencari sesuatu?

Gunakan form di bawah untuk menjelajahi situs:

Tetap tidak ketemu? Tinggalkan komentar agar kami bisa mencarikan untuk Anda!

Temans

Website dan Blog kawan

Arsip

Semua posting, secara kronologis..