Kayuselem

Pura Tirtha Sudamala Bebalang Bangli

by on Oct.19, 2011, under Pura

Pura Tirta Sudamala terletak di Desa Bebalang Bangli. Letaknya tidak jauh dari pusat Kota Bangli tepatnya kurang lebih 1km arah barat daya pusat kota Bangli. Jalan menuju ke Pura ini telah banyak ditandai dengan plang petunjuk ke arah Pura, jadi jangan khawatir tidak ketemu. Atau jika plang petunjuk tidak terlihat semisal berangkat pada sore hari atau malam hari, kita bisa menanyakan kepada masyarakat Desa Bebalang ke arah mana menuju Pura Tirtha Sudamala, yakinlah bahwa semua masyarakat disana akan memberi petunjuk yang benar tentang lokasi Pura tersebut.  Untuk mencapai lokasi Pura, harus melalui jalan yang cukup berliku dan kadang cukup curam dan sempit untuk dilalui kendaraan roda empat, tapi tidak perlu khawatir, karena kondisi jalannya cukup bagus.

Pura Tirta Sudamala, memiliki sejumlah pancuran dengan ukuran dan ketinggian berbeda kurang lebih terdapat sekitar 11 pancuran. Air pancuran berasal dari mata air di sekitar sebuah pohon bunut besar yang telah berusia ratusan tahun. Mata air ini tidak pernah kering, meskipun saat sedang musim kemarau.

Aktivitas di Pancuran tentu tidak pernah sepi. Karena airnya yang jernih, masyarakat Desa Bebalang dan sekitarnya memanfaatkan air pancuran sebagai air minum. Selain itu sungai yang mengalir jernih di sekitar pancuran, kerap digunakan untuk mandi. Air yang mengalir deras dari pancuran juga sering dimanfaatkan untuk refleksi/pemijatan.

Pemandangan menarik bisa kita lihat saat Purnama dan Tilem dan juga hari raya besar seperti Galungan, Kuningan dan Banyupinaruh. Pura Tirta Sudamala akan dikunjungi banyak umat hindu dari berbagai daerah untuk melakukan pembersihan fisik dan rohani melalui pengelukatan.

Tirta Sudamala juga dipercaya bisa menghilangkan penyakit akibat dari black magic atau ilmu hitam dan sejenisnya, dengan cara mandi di semua pancuran dengan bergantian tapi sebelumnya harus melakukan ijin dengan menghaturkan sesajen atau istilah di bali “Matur Piuning” di pura sebelah bawah pohon bunut tersebut melalui Jro Mangku yang biasanya pada hari baik atau rahinan Purnama Tilem selalu stand by di samping pelinggih di bawah Pohon Bunut besar dekat pancuran.

Di atas areal Pancuran berdiri megah Pura Tirtha Sudamala, atau tepatnya di atas Pancuran tirtha Sudamala. Tidak ada salahnya selesai melakukan penglukatan dan persembahyangan di bawah, yaitu pada Pancuran dan pelinggih di bawah Pohon Bunut, dilanjutkan dengan sembahyang di Pura Tirtha Sudamala di atasnya, tentu saja setelah berganti pakaian yang kering dan menggunakan kain (kamen) dan alat persembahyangan lainnya.

 

:, ,

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons

Mencari sesuatu?

Gunakan form di bawah untuk menjelajahi situs:

Tetap tidak ketemu? Tinggalkan komentar agar kami bisa mencarikan untuk Anda!

Temans

Website dan Blog kawan