Kayuselem

Om Swastyastu…

by on Apr.16, 2011, under Buah Pikiran

Selamat Datang saudara dan sahabat saya di blog Kayuselem.net!

Semoga penjelajahan saudara dan sahabat menyenangkan !. Blog ini sebetulnya merupakan blog pribadi, walaupun nantinya akan memuat informasi tentang Pasek Kayuselem di Bali, sejarah, dan segala sesuatunya termasuk Agama Hindu secara umum serta keberadaan dan sejarahnya di Pulau Bali, blog ini bukan merupakan situs resmi dari Organisasi Pasek Kayuselem di Bali.  Mohon doa restu, sehingga blog ini bermanfaat bagi kita semua.

 


5 Comments for this entry

  • putu gelgel wisanatapa

    1.mengenal kawitan/leluhur seteliti mungkin HANYA ADA PADA AGAMA HINDU(pitra yadnya/pitra puja,subbag ppancayadnya).Agama lain tak ada yang spt agama hindu (spt itu).2.Kalau masing2 kita tak sempurna melaksanaka nya, maklumlah. Jangan terlalu dimasalahkan,yaang penting ditingkatkan tafsirnya menurut soang2dan buku2sbb:Guru Subandi,GstBagusSugriwa,JoniGingsir dsb.MpuSemeru(sbg leluhur KayuSelem) memimpin Semeton Pasek di Komplex Besakih, tak salah kan sebutannya Pasek KayuSelem, WALAUPUN BUKAN KETURUNAN MPU GNI JAYA; yaituMpuKetek bersaudara 7(Sapta Rsi). Semoga berguna

    • admin

      Suksma sudah mampir di blog ini, dan maaf baru bisa dibalas komentarnya..
      1. Benar sekali bahwa hanya di Hindu Bali yang memberikan perhatian khusus mengenai Leluhur atau Kawitan. Memuja Leluhur atau Kawitan jika di Hindu Bali merupakan bentuk penghormatan dan sudah merupakan kewajiban yang dibawa turun temurun dalam sebuah keluarga. Jika tidak mengenal leluhur, bagaimana leluhur atau Kawitan bisa menuntun “sentana” nya ke arah yang lebih baik ?
      2. Terima kasih atas sarannya, sekarang sudah banyak sekali buku-buku diterbitkan oleh guru-guru yang sudah mumpuni dibidang ini. Ini akan tyang jadikan referensi nantinya.
      3. Mpu Semeru berparahyangan di Besakih, tepatnya di Pura Ratu Pasek sekarang. Beliau mendharma putra seorang putra bali (lokal) menjadi putra yang lahir melalui api pengatahuan (dwijati/podgala) bergelar Mpu Bandesa Dryakah atau dikenal Mpu Kamareka. Beliaulah yang menurunkan Catur Sanak Kayuselem, Celagi, Trunyan dan Kayuan. Sebutan Pasek untuk warga Kayuselem sekarang adalah merupakan nama jabatan, karena kepemimpinan beliau pada jamannya yaitu pemerintahan Dalem Klungkung. Tidak salah kalau turunannya disebut sentana Pasek Kayuselem, walaupun tidak lagi memimpin suatu warga atau daerah.

      Suksma

  • putu gelgel wisanatapa

    anak mantu saya adalah semeton kayu selem :unduh Widiantara Ketut, beri pencerahan suksma

  • I Wayan karnata

    om swastyastu ttyang warga kayuselem saking bangli,menurut babad turunan prasasti kayuselem yang disebutkan bahwa tabepekulun ide empu dryakah bersal dari tued kayu telagi yang terbakar berbentuk togog karena kesaktian ida empu semeru dan sudah kehendak idha sanghyang widi direka/diubah mejadi manusia dan sekaligus menjadi anak,itu ttyang uning sumber dari (buku kuning pedoman warga kawitan kayu selem gowasong songan kintamani bangli)

Leave a Reply

Mencari sesuatu?

Gunakan form dibawah untuk menjelajah halaman :

Masih belum ketemu? Tulis komentar pada postingan atau kontak kami !

Blogroll

Website yang direkomendasi...