Kayuselem

Tag: petuah

Yang dangkal diatas, yang dalam dibawah

by on Apr.13, 2017, under Buah Pikiran

Ketika engkau masih kecil, dengan pikiran yang sederhana dan cenderung ceria, sangatlah mudah untuk melihat dunia dengan perspektif yang indah dan penuh pesona. Dunia dalam hal ini adalah alam sekitar dan juga makhluk hidup yang mendiaminya. Hal inilah yang dinamakan berpikir secara dangkal yaitu hanya berdasarkan atas apa yang dilihat di permukaan. Jika diselami lebih dalam, dalam kehidupan ini, yang engkau mulai rasakan ketika engkau beranjak remaja dan dewasa adalah penuh suka duka. Suka dan duka silih berganti, sesuai dengan persepsi yang ada dalam pikiranmu.
Demikian pula yang terjadi pada orang lainnya, saudaramu, teman-temanmu dan seluruh manusia di dunia. Mereka yang telah berpikir secara dewasa, tidak akan serta merta menilai sesuatu secara dangkal atau yang terlihat di permukaan. Mereka akan menilai menimbang dan memutuskan sesuatu dengan menyelami secara benar dahulu, bukan hanya sekedar melihat dan menilai yang ada di permukaan belaka. Dalam kehidupanmu engkau akan temui dua jenis manusia ini, yaitu mereka yang hanya melihat di permukaan, dan yang menyelami lebih dalam segala sesuatunya dalam hidup ini.

(continue reading…)

Leave a Comment :, , more...

Kepercayaan Hindu Bali tentang Saudara Empat

by on Jan.24, 2017, under Buah Pikiran

Ini adalah salah satu kutipan dari Catatan harian Saya, sebagai seorang ayah dan anggota keluarga.
Saat engkau lahir, waktu dan tempat telah ditentukan olehNya. Yakinlah, bahwa itulah waktu terbaikmu. Dalam kepercayaan Hindu di Bali, ada istilah wewaran, yaitu penamaan hari menurut perbintangan Bali. Wariga, dibuat oleh leluhur orang Bali, yang berkembang di tanah Jawa dan kemudian dibawa ke Bali. Wariga memuat baik buruknya hari, yang mempengaruhi pembawaan masing-masing manusia. Namun, yakinlah bahwa Tuhan telah memberikanmu kesempatan hidup, itulah yg utama. Waktu lahirmu telah ditentukanNya, dan tidak ada seorang manusiapun yang bisa menyangkalnya. Karena itulah,engkau wajib bersyukur dan menghormati hari lahirmu.

Saat engkau lahir,engkau ditemani oleh empat saudaramu yang selalu menyokong kehidupanmu saat di dalam kandungan. Mereka lahir bersamamu, yaitu ari-ari, lamas, darah dan air ketuban. Menurut kepercayaan Hindu Bali, saudara empat ini selalu menemani manusia sampai ia kembali kepada Sang Pencipta. Mereka selalu menemani dalam suka dan duka. Tatkala engkau telah mengetahui hal ini, maka seyogyanya mulai tumbuh suatu kepercayaan dalam dirimu, bahwa engkau memiliki saudara paling hakiki yang selalu ada menyertaimu, tanpa engkau sadari. Sehingga, mulai saat ini, yakinilah mereka ada dan berusahalah berkomunikasi dengan mereka. Semua yang engkau inginkan, perlindungan dan segala bantuan yang positif akan datang dari saudara empat ini. Sehingga, mulailah sapa mereka, dan jalinlah hubungan yang baik dengan mereka.

(continue reading…)

Leave a Comment :, , , , more...

Mencari sesuatu?

Gunakan form dibawah untuk menjelajah halaman :

Masih belum ketemu? Tulis komentar pada postingan atau kontak kami !

Blogroll

Website yang direkomendasi...